Like us on Facebook

Perlengkapan apa saja yang harus di bawa selama Umroh

Dok Pribadi
Kali ini saya mau berbagi pengalaman tentang apa saja yang harus di bawa selama perjalanan umroh. Total selama 10 hari termasuk pulang pergi dan transit di Istanbul Turki. Perjalanan ini terasa lengkap karena berkunjung juga ke Istana Topkapi Istanbul yang mana di dalam nya terdapat museum sejarah Islam serta peninggalan barang barang penting termasuk pedang Baginda Nabi Muhammad SAW dan tongkat Nasi Musa.

Berhubung trip ini tujuan utamanya adalah beribadah pastinya persiapan pun sedikit berbeda dengan tujuan negara lain, karena hampir semua kegiatan adalah memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi Madinah dan Masjidil Haram di Mekkah.


Berikut ini adalah saran dan anjuran setelah di sesuaikan dengan pengalaman saya sendiri silakan di tambah atau di kurangi sesuai kebutuhan masing masing.

Peralatan Ibadah
Mukena/Telekung 2 stel dan sajadah tipis. Tapi jika tidak ada sajadah tipis bisa memakai pasmina bagi wanita. Walau banyak jamaah dari negara lain yang merasa nyaman dengan tidak memakai alas sama sekali. Apalagi di Masjidil Haram rata rata orang langsung sholat tanpa sajadah karena lantai marmer yang sangat bersih. Saya pun ikut merasakan sensasi dingin ketika sujud dahi tersentuh dingin nya marmer terasa beda rasanya. Selain mukena itu biasanya juga membawa Tasbih digital yang biasanya di lingkarkan di jari manis.

Bagi lelaki unttuk keadaan emergency silakan membawa sarung. Untuk persiapan jika nanti celana yang di bawa kotor dan tidak ada gantinya. Tapi saya tidak melihat ada yang memakai sarung si hehe. Kami sendiri membawa sarung tapi tidak di pakai hanya jaga jaga saja.

Baju Seragam Batik
Sudah menjadi tradisi di Indonesia (dan saya melihat Jamaah Malaysia juga begitu) saat keberangkatan kita di minta memakai seragam batik yang sudah di berikan oleh pihak Travel sebelumnya. Upaya ini supaya pengaturan rombongan yang kadang berjumlah sampai 150 orang lebih mudah. Saat pulang pun biasanya di minta di pakai kembali walau ini tidak keharusan.

Baju Gamis
Bagi wanita membawa 4 pcs saja sudah cukup. Jika belum punya bisa membeli di Thamrin City Jakarta pusat perlengkapan baju2 muslim. Harganya beragam dari mulai 150ribu - 700ribu tergantung jenis bahan. Usakan membawa yang berwarna hitam ya, biar seperti penduduk lokal, sehari harinya wanita arab memakai warna hitam Jangan lupa celana Legging nya untuk melengkapi.

Sedangkan untuk pria bisa membawa baju koko atau Gamis Pria berwarna putih, tapi tetap juga membawa beberapa kaos atau Tshirt. Pengalaman saya kalo kemeja kurang pas karena selain cuaca yang panas rasanya kurang cocok juga.

Baju Gamis Hitam (Dok Pribadi)
 Kerudung Panjang/Syar'i
Untuk melengkapi baju gamis wanita tadi pastinya berpasangan dengan kerudung panjang yang syar'i, yang menutup penuh dada juga pantat kita. Karena jilbab/kerudung trendy tidak umum nanti malah kita di liatin banyak orang.

Baju Ihrom
Bagi wanita yang di sebut baju ihrom itu ya Mukena dan bawahannya. Jamaah asal Indonesia atau Malaysia biasanya memakai mukena/telekung. Jadi sangat gampang menandai nya. Saya lihat jamaah dari negara lain mereka hanya memakai baju Abaya, Gamis dan Sari. Untuk warna tidak ada ketentuan hanya saja kebanyakan orang kita memakai warna putih. Kalau Jamaah dari Afrika mereka seperti wanita Arab pakaian nya hitam hitam. Rata rata orang kita juga melengkapi sarung tangan putih, Saya sendiri juga turut membeli walaupun tidak di pakai.

Untuk pria baju ihrom akan di  berikan oleh pihak travel karena sudah termasuk dalam biaya perlengkapan berupa 2 pcs kain putih panjang agak tebal seperti handuk plus sabuknya.

Celana panjang bahan
Untuk kenyaman selama menjalankan ibadah bagi yang tidak mau pakai baju gamis bisa juga memakai celana bahan biasa yang tidak ketat tentunya. Jadi saat ibadah tinggal pakai mukena bagian atas saja.Untuk pria bebas silakan jika mau pakai Jeans hanya saja tidak umum.

Jaket dan Sarung Tangan
Cukup membawa 1 buah saja, Kebetulan perjalanan saya diawali city tour di Istanbul dengan temperature yang dingin. Jaket juga berguna saat kita di pesawat, walau biasanya maskapai menyediakan selimut. Kadang juga hembusan angin yang kencang terutama saat malam hari. Jangan lupa membawa sarung tangan  saat temperatur dingin sarung tangan sangat membantu sekali.

Kaos kaki
Khusus bagi wanita yang tidak kalah penting adalah kaos kaki, kenapa ? karena kita tiap hari memakai nya dan kadang dalam sehari bisa berganti 2x karena basah atau kotor. Saya membawa total 6 pasang + 2 pasang yang saya dapat dari Maskapai dalam pouch amenties yang di bagikan. Saat ibadah bagi pria justru kebalikan tumit kaki harus terlihat jadi bagi laki2 tidak memakai kaos kaki kecuali di pakai saat pulang dan pergi yang memang memakai sepatu.

Pakaian dalam
Di beberapa referensi banyak yang mengganjurkan membawa "disposable panties"  selain celana dalam biasa. saya pribadi tidak nyaman memakainya tapi tetap membeli dan membawa juga buat jaga jaga. Dan agar wanita tetap bersih dalam perjalanan jangan lupa membawa Panty Liners, jadi jika kotor tinggal ganti. Kalau memang tidak mau membawa celana dalan yang banyak nanti bisa mencuci di kamar hotel perkiraan 2 hari baru kering karena kan jemurnya di di kamar mandi hotel.

Obat2an
Selain obat pribadi yang memang harus di bawa jika kita bepergian seperti obat sakit kepala, minyak angin, pain killer, tolak angin juga jangan lupa Koyo/Counterpain berhubung akan banyak aktivitas berjalan kaki. Dan Pil penahan haid jika perhituangan saat ibadah perkiraan menstruasi akan datang. Kalo tidak sungguh rugi loh. Dan itu terjadi pada saya. Panik ketika saat Menstruasi datang akhirnya segera beli di Pharmacy terdekat seharga 20 SR.

Alas Kaki
Cukup membawa 1 Sepatu yang kita pakai saat pergi dan pulang nanti dan 1 sandal jepit untuk ke mesjid.  Jika tidak sempat bisa membeli di toko2 yang terdapat di sekitar hotel hanya 2 SR atau 10ribu sama kan dengan harga di Indonesia. Jangan lupa siapkan tas/plastik jika memasuki masjid nantinya. Sebenarnya plastik untuk alas kaki di sediakan di dekat pintu masjid tapi daripada repot mencari2 lagi lebih baik kita membawa sendiri.

Baju Tidur
Pakaian tidur cukup 2 steel + daster. tapi jika di rasa perlu membawa 3 steel silakan.

Skin Care yang saya pakai (Dok. Pribadi)
Peralatan tubuh dan wajah
Pelembap wajah, Hand Body Lotion, Sun block (Tabir surya) Pelembap bibir. Penting karena suhu udara yang kering di Arab Saudi.

Peralatan Mandi
Sikat gigi dan odol kalo sabun mandi dan shampo biasanya sudah tersedia di hotel begitu juga dengan handuk. Saya pribadi selalu membawa odol sendiri karena odol yang tersedia di hotel terasa aneh di mulut.

Kacamata Hitam
Sangat berguna sekali karena di saat siang hari matahati sangat menyilaukan apalagi pantulan dari lantai masjid yang semua terbuat dari marmer putih.

Gunting
Gunting kecil untuk proses tahlul. Tapi saya tidak membawa nya kebetulan salah satu rombongan sudah ada yang membawa jadi tinggal pinjam saja. Jika memang mau membawa jangan lupa di masukkkan ke koper yang besar atau bagasi. Kalau mau beli saat di Makkah ada banyak jualan nya hanya 2 SR alias 8ribu rupiah saja.

Colokan listrik
Peralatan ini standard biasanya memang saya bawa jika bepergian. Jadi mempermudah jika colokan utama jauh dari jangkauan atau di bawah meja dan Bentuk colokan di Madinah dan Mekkah persis sama dengan Indonesia. Saya selalu membawa gulungan kabel berhubung colokan listrik di kamar hotel kadang hanya ada 1-2 saja.

Masker Penutup hidung
Karena kita akan bercampur dengan jutaan umat dari berbagai negara tentunya kita antisipasi dengan memakai Masker paling tidak sedikit megurangi kuman dan virus. Kebanyakan saat umroh terserang radang tenggorokan, flu dan pilek. Begitu juga saat pulang.

Mata Uang Asing
Di karenakan sangat tingginya jumlah Jamaah asal Indonesia di beberapa toko souvenier kadang menerima mata uang Rupiah walau tak semuanya maka jangan lupa menukar rupiah dengan real (SR) secukupnya untuk sehari2. Sedikit tempat yang menerima kartu kredit kecuali anda berbelanjan di mall besar atau supermaket. Saat saya berangkat 1 SR = Rp. 3.720. Dikarenakan saya transit dan city tour di Istanbul maka saya membeli Dolar karena mata uang Lira tidak di jual di Jakarta. Atau membawa Euro. Di airport Ataturk hampir semua barang di jual dengan Euro tapi kalo Foodcour atau coffee shop  tetap dengan Lira.

Makanan Kering
Awalnya saya sempat membawa sambel terasi instant dan kopi ternyata catering yang di sedikan oleh pihak travel enak sekali masakan nya. Belakangan saya baru tahu yang memasak orang Indonesia menu nya pun beragam. Jadi tidak perlu membawa rendang dan makanan kering lainnya. Di Madina dan Mekkah pun banyak di jual Popmie produksi Indofood jadi di jamin rasanya persis sama dengan Indonesia.  Daripada menuhin koper. Tapi kalo mau bawa di persilahkan juga karena rata rata harga 1 popmie termasuk air panasnya 5 SR atau sekitar Rp. 19.000
Sarapan Nasi Lemak (Dok. Pribadi)

Koper dan Tas
Biasanya dari pihak Travel akan memberikan Koper ukuran Medium atau Bagasi. Nah untuk keperluan perlengkapan sebenarnya cukup 1 saja. Tapi terkadang kita membeli oleh oleh untuk keluarga tercinta. Jadi jika membawa 2 koper di persilakan daripada membawa oleh2 dalam kardus /Box nantinya. Travel juga akan memberikan tas kecil untuk keperluan pribadi. Dan jika naik Turkish Airline dari Istanbul menuju Madina nanti akan dapat tas pinggang yang sangat berguna dan bisa di pakai jika ke Masjid. Jangan lupa di beri tanda nama yang jelas ya.

Koper ukuran Bagasi dan Kabin (Dok Pribadi)


Semoga info nya berguna.

Wassalam
Depok, 7 Desember 2017
Perlengkapan apa saja yang harus di bawa selama Umroh Perlengkapan apa saja yang harus di bawa selama Umroh Reviewed by yuli harry on 11:17:00 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.