Like us on Facebook

Pengalaman naik Business Class Garuda Indonesia

GA 875 Business Class (Dok. Pribadi)
Dulu saya pernah melihat pameran oleh satu satu maskapai terkenal. Saat itu pameran yang di tampilkan adalah display/showcase contoh kursi kelas ekonomi, business class dan first class. Termasuk jenis amenities nya,  peralatan makanan dan sajian makanan.. Saya hanya dapat bermimpi suatu saat dapat merasakan seperti apa itu business class dan first class itu. Alhamdulillah akhirnya mimpi terwujud saat perjalanan pulang ke Jakarta (Haneda Tokyo - Soeta Jakarta) dengan business class nya Garuda Indonesia.

Pagi itu traffic lalu lintas lancar perjalanan hanya menempuh 1 jam saja by Airport Limousine semacam Damri kalo di Jakarta. Tiba lebih awal membuat saya lebih nyaman dan kita juga akan punya waktu seperti sekedar cuci mata di Duty Free Shop, saya memang sudah niat mau menghabiskan sisa uang koin. Akhirnya 2 gantungan kunci seharga 350 Yen/pcs.
Tiat Lounge Haneda Airport (Dok Pribadi)
Saat check in tersedia jalur khusus untuk business class atau Sky Priority. Sekali lagi karena kita di Jepang petugas check-in sebelum mereka memulai pelayanan atau membuka counter, mereka berdiri di samping loket masing masing lalu menunduk hormat. Sungguh mengesankan.

Beres urusan check-in, ternyata saya mendapat voucher free lounge di Tiat Lounge, asyikk banget bisa makan dan nge-charge handphone  dan masih ada waktu 2 jam sebelum boarding. Variasi makanan nya lumayan semacam refreshment tidak ada makanan berat.Saya pilih croisant, dan beberapa potong sushi. Padahal lapar banget, Luas lounge cukup besar dan saat itu tidak banyak orang.


Business Classs Amenities (Photo Teman)
Akhirnya boarding juga, sekali lagi saya merasakan bagaimana pelayanan berbeda dengan kelas ekonomi, di persilahkan memasuki pesawat duluan hehe. Saat masuk pesawat tak lupa mengambil koran untuk bacaan, ternyata ada Kompas tapi sayangnya koran kemaren, yahhh tidak masalah lah. Ada juga Majalah yang di pinjamkan saya pilih Majalah Tempo walau akhirnya tidak saya baca karena sibuk menikmati film juga mendengarkan musik selain tidur tentunya.

Saat saya sampai di tempat duduk ternyata di tempat duduk kita sudah tersedia selimut, bantal dan  Pouch yang berisi amenities...wah asyikk ni, isi nya ada sandal dan penutup mata, earplug, sisir, sikat gigi, handbody dan lip balm Tapi ko malah ga ada kaos kaki ya padahal udara cabin cukup dingin.

Welcome drink (dok. pribadi)
Tak lama seorang pramugari cantik asal Jepang yang sedikit bisa berbicara bahasa Indonesia menghampiri saya bertanya ingin minum apa sebagai welcome drink. Saya pun memilih orange juice. Di sajikan dengan 1 pcs kanape/kue kecil yang bisa langsung hap di mulut.

Selama ini jika saya bepergian di kelas ekonomi saya pun selalu pilih orange juice mungki sugesti entah kenapa terasa beda rasanya haha minum orange juice di pesawat di bandingkan kalo di darat padahal merek tersebut banyak di supermaket umum. Selain teh panas tentunya. Oya bagi yang suka minum Wine, tersedia juga loh. berhubung saya muslim ya saya pilihnya Orange Juice saja.


Akhirnya pesawat pun mulai bergerak menuju landasan pacu. Ada hal yang menarik baru kali ini saya melihat keluar jendela petugas darat membungkuk hormat lalu melambaikan tangan seakan akan mengucapkan Sayonara terima kasih sudah berkunjung ke Tokyo. Percaya ga percaya saya pun tidak sadar membalas lambaikan tangan tersebut. Sampai next tip ya hehe

Mt Fuji (Dok. Pribadi)
Waktu berangkat ke Tokyo saya juga naik Garuda tapi ekonomi waktu itu saat 1/2 sebelum landing di umumkan bahwa jika ada yang ingin melihat Mt Fuji ada di sebelah kiri badan pesawat. Hampir semua penumpang otomatis menengok ke kiri, sebagian penumpang yang duduk di tengah ada yang langsung berdiri dan menghampiri jendela di pintu darura untuk gantian melihatnya termasuk saya.

Ternyata bener2 cantik sekali gunung ini begitu sempurna tampak seperti puding dengan pla di atasnya. Nah saat pulang ke Jakarta nanti saya langsung beripikr harus duduk di window seat padahal biasanya saya jarang sekali memiih window seat. Makanya saat mobile check-in saya memilih duduk di sampaing jendela dan di sebelah kanan badan pesawat karena kebalikan dong. Dan benar sekali 1/2 jam setelah take-off saat yang saya tunggu Mt Fuji pelan pelan terlihat indah sekali.....walau saya rada telat ambil photonya apalagi terhalang baling2 tapi tetap saya merasa puas sudah mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT.

Smoke Salmon (Dok.Pribadi)
Saat makan pun tiba, pramugari cantik tadi datang lagi dan menyodorkan menu, ada 4 pilihan untuk masing masing Appetizer (makanan pembuka). Main course (makanan utama) dan dessert (makanan penutup) Cukup variatif dari Traditional sampai International.

Terasa beda makan di pesawat dengan piring beneran biasanya kalo di kelas ekonomi kita hanya di berikan  1 set makanan di atas baki/nampan plastik sudah tersedia dari makanan pembuka, utama dan penutup



Main Course - Ayam bakar madi (Dok. Pribadi)
Ice Cream Vanila (Dok. Pribadi)
Selesai makan saatnya nonton film, lumayan juga saya nonton sampai 3 Film (Collateral Beauty, Lala Land dan In the Hearts of Sea. Selebihnya tidur, total perjalanan Tokyo - Jakarta hampir 7 jam, apalagi panjang kursi sangat lah luas bisa di atur sampai dengan posisi tidur. Jadi sangat nyaman sekali. Menurut saya buat kalian yang ingin sekali kali mencoba kelas business ini dapat memilih saat perjalanan panjang jadi cukup sebanding dengan harga uang di bayarkan.

Kira kira 2 jam sebelum landing kita di sajikan lagi semacam makanan ringan, pilihan nya ada Sate ayam, Nachos, potongan buah dan satu lagi saya lupa.

Tadinya saya mau pilih Nachos tapi ko penasaran kalo Sate ayam penampilannya seperti apa. Dan ternyata penyajian nya cantik sekali. Ada 3 tusuk dengan 3 jenis sate, sate Bali yang dililit dengan batang sereh, sate ayam dan sate sapi.

Kenyang juga ya, oya di antara yang saya ceritakan di atas pramugarinya bolak balik bawa baki dan menawarkan cemilan piihannya banyak ada coklat, wafer, biskuit juga pop mie. mungkin masih ada yang lapar gitu ya.


Pramugari GA 875 (Dok. Pribadi)
Saya memang sudah niat dari Jakarta sebagai tanda terima kasih saya nanti kepada Garuda Indonesia karena saya bisa ke Jepang hanya dengan harga 1.3 PP (Eco-Bisnis) karena program promo redeem mileage 90% Discount pada akhir bukan Dec 2016. Dan alhamdulillah cukup banyak mileage pada saat itu.

Saya memberikan oleh oleh Cemilan Stik Akar Kelapa yang memang merupakan usaha rumahan saya yang sudah saya rintis sejak July 2016. Dan berkat usaha ini pula saya bisa menabung untuk biaya perjalanan ke Jepang ini. Yang mau coba mogggo langsung WA saya di 08129470393 atau cekidot di Instagram @warungayuk



Alhamdulillah oleh2 di terima dengan baik oleh pramugari2 yang cantik juga ramah. Mba yang di tengah itu mba Pramuari asal Jepang. Cantik ya

Terima kasih Garuda....
Pengalaman naik Business Class Garuda Indonesia Pengalaman naik Business Class Garuda Indonesia Reviewed by yuli harry on 8:14:00 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.