Like us on Facebook

Bapak...



Bapak … kami memanggilnya, Masih sehat tetap bersemangat dan tetap aktif di usia yang menginjak tahun ini yang ke 73 tahun. Saat ini beliau masih aktif di Pramuka yang memang sudah di geluti nya sejak usia bangku sekolah. Ketika mulai Pensiun dari PNS kegiatan nya pun total di Pramuka.

(Photo dari Google)
Sifat Bapak keras dan tegas. Kadang beliau suka lupa bahwa anak anaknya sudah menikah hampir di setiap pertemuan keluarga jika kami berkumpul biasanya saat Lebaran selalu ada saja yang di tegur dari anak anaknya tak terkecuali para mantu tak luput dari omelan nya seolah olah kami masih kecil. Tapi itulah Bapak justru dengan nilai nilai yang di tanamkan maka kami anak anaknya dapat menjadi diri kami sekarang. Walau gaji seorang PNS yang sangat pas-pas an pada zaman itu tapi kami anaknya dapat melanjutkan ke perguruan tinggi.

Masih segar dalam ingatan saya, dulu semasa kecil begitu saat magrib tiba kami harus sudah ada di rumah, tinggal di sebuah kota kabupaten yang memang kota kecil yang aktivitas berhenti saat malam menjelang. Saat azan Magrib berkumandang di Masjid dekat rumah anak anak yang sedang asyik bermain berlarian menuju rumah masing. Apa yang terjadi jika suara azan mulai berkumandang tapi kami belum sampai rumah, murkalah Bapak dengan lantang dia berkata “anak ayam saja jika magrib pulang ke kandangnya”.

Kegiatan yang rutin adalah setiap malam setelah sholat magrib bersama dan makan malam lanjut dengan belajar bersama. Meja makan panjang yang sudah di sulap menjadi meja belajar bersama, Bapak akan duduk di ujung meja dengan kayu panjang di tangan. Bapak adalah seorang Guru SD mungkin karena itu saat malam tiba kami lah yang menjadi murid muridnya. Saat itu saya di minta menghapalkan perkalian 1 sampai dengan 10. Kami di minta berdiri di sampingnya. jika ada kesalahan kayu panjang akan siap memukul kaki betis. Hebatnya kami tidak pernah merasakannya sama sekali karena dengan berusaha keras untuk dapat lancar mengucapkan hapalan tersebut. Maka tak heran saya, kakak dan adik selalu mendapatkan juara kelas. Paling tidak 5 besar di kelas.

Selain belajar setiap habis makan malam, hal lain yang di tanamkan yaitu membaca Apa saja termasuk buku cerita, komik juga koran. Hebatnya walau ekonomi tak seberapa ternyata Bapak masih dapat juga berlangganan Koran harian “Suara Karya”. Dan kami harus melipat rapi  kembali susunan nya lalu meletakkan di atas meja atau ke tempat semula. Dulu Bapak sering pulang membaca buku perpustakaan sekolah untuk kami baca di rumah. Pada saat itu buku cerita tidak lah semenarik buku2 bacaan sekarang dengan penuh gambar dan garis garus yang menarik. Jika sudah selesai buku buku tersebut akan di tukar nya dengan buku baru. Karena Bapak seorang guru di sekolah tersebut maka beliau dapat meminjam buku dengan leluasa.

Salah satu kebiasaan Bapak juga yang saya tanpa sadari ikuti yaitu mengumpulkan karet gelang. Entah itu dari bekas bungkusan nasi atau dari belanja di pasar. Jika saat menyapu lantai dan menemukan nya di sudut rumah akan di pungut dan di kumpulkan di suatu wadah. Setelah banyak akan di berikan kembali ke tukang sayur yang lewat depan rumah untuk kembali di pakai oleh mereka. Dan itu juga yang saya lalukan sampai saat ini. Termasuk kantong kresek saya pun tidak pernah membuang nya jika masih bersih. Akan saya kumpulkan berikut karet gelang lalu akan saya berikan ke tukang sayur langganan saya di pasar.

Rasanya saya tidak mampu sebagai orang tua menanamkan nilai nilai tersebut kepada anak saya sendiri apalagi di zaman Milenial atau era digital yang berkembang dengan pesat. Memang zaman dulu berbeda jauh dengan sekarang tapi paling tidak yang dapat saya ajarkan ke anak saya yaitu etos kerja keras. Kita tidak akan dapat mencapai sesuai jika bersantai santai.

Ya walau bagaimana pun Bapak adalah pahlawan kami yang tidak mempunyai tanda jasa. Karena nilai nilai yang di tanamkan beliau sangatlah membekas hingga saat ini. Terima kasih Bapak. Selamat ulang tahun yang ke 73.

Jakarta, 21 April 2017

Penulis adalah seorang Ibu dari 2 anak remaja, Marketing di sebuah perusahaan IT,  aktif menulis di personal blog juga menjalankan usaha rumah
Bapak... Bapak... Reviewed by yuli harry on 1:15:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.