Like us on Facebook

Pengalaman urus Visa Jepang

Application Form (Dok. Pribadi)
Ini pengalaman urus visa ke dua bagi saya, Kali ini visa Jepang. Sebelumnya saya sempat bertanya dalam hati,  bakal ribet ga ya seperti visa Schengen yang mengharuskan sejumlah uang berada dalam tabungan dan harus sudah membeli asuransi perjalanan. Syarat pengajuan visa Jepang dapat di check di web resmi Syarat Pengajuan Visa Jepang .

Oya, kebetulan passport saya bukan e-pasport tapi pasport biasa. Dan jenis nya Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri. Saat pengajuan ini saya lakukan 2 minggu sebelum keberangkatan. Karena jika Visa sudah keluar hanya berlaku 3 bulan saja sejak di terbitkan.



Dokumen-dokumen berikut ini yang saya ajukan adalah :
  1. Pasport Asli
  2. Formulir permohonan visa (dapat di download atau tersedia form kosong di kedutaan)
  3. Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram) dan hanya 1 lembar saja ya
  4. Foto kopi KTP
  5. Bukti pemesanan tiket (Saya lampirkan e-ticket, atau ticket yang sudah di issued)
  6. Jadwal Perjalanan (dapat di download atau tersedia form kosong di kedutaan (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)
  7.  Surat keterangan bekerja dari perusahaan.
Ketika saya datang sudah siang sekitar jam 10.00 pagi. Menunggu sekitar 5 menit lalu di persilahkan masuk langsung masuk dan meninggalkan KTP untuk di tukar dengan badge Visitor. Saat datang no yang sedang di layani no 95 sedangkan saya dapat antrian 195 tapi tidak apa saya iklas menungu.  Setelah menunggu sekitar 1.30 jam an giliran saya pun tiba, Oya jika kita pergi dalam rombongan ada beberapa orang cukup ambil no antrian 1 saja ya.

Tanda Terima (Dok. Pribadi)
Setelah dokumen di check satu persatu tidak sampai 2 menit langsung di berikan kertas kecil tanda terima untuk pengambilan. Petugas orang Indonesia dengan senyum ramahnya bertanya "Mau jalan jalan ya" Dengan  senyum manis pun saya menjawab "iya Pak hehe". 

Oya, ada kenaikan biaya dari Rp. 330.000 menjadi Rp. 370.000 mulai 1 April 2017. Dan biaya Visa akan di bayarkan saat pengambilan nanti.  Untuk Jam kerja pengajuan visa di buka Senin - Jumat pukul 08:30 AM - 12:00 PM.

Dan pengambilan passport atau Visa yang sudah jadi Pukul 01.30 PM - 03:00 PM. Jadwal tersebut tertera di kertas kecil tanda terima tadi.

Hanya 2 hari kerja Visa pun jadi. Visa yang di dapat berlaku hanya 3bulan sejak di terbitkan untuk masa tinggal max 15 hari.
Visa Jepang (Dok. Pribadi)
Berdasarkan pengalaman, berikut tips dari saya :
  1. Berhubung peminat yang ingin melancong ke Jepang cukup tinggi, jadi begitu banyak yang apply visa setiap hari nya, Rata rata mengantri sekitar 1-2 Jam ya. 
  2. Tidak ada area parkir, jika bawa kendaraan bisa parkir di gedung sebelah yaitu The Plaza Office Tower atau Mall Plaza Indonesia
  3. Datang lebih pagi membuat kita lebih cepat masuk dan dapat no antrian. 
  4. Siap siap jika no antri kita di panggil, karena jika tidak akan di layani alias harus no antri baru. Walau sudah di peringati dengan tulisan masih ada aja tuch orang2 yang ke skip.
  5. Di larang menerima telp, ambil gambar dan merokok di ruangan, Tapi jangan kwatir kita masih bisa main gadget ko. bikin status kalo perlu juga check in kalo lagi di Embassy of Japan. Keren kan hihi
  6. Siapkan mental juga pada saat pengambilan di karenakan panjang antrian. Dari proses datang dan selesai pengambilan membutuhkan waktu hampir 4 jam.
Selamat mencoba.
Pengalaman urus Visa Jepang Pengalaman urus Visa Jepang Reviewed by yuli harry on 4:31:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.