Like us on Facebook

Membawa Uang Cash Saat Bepergian ke Luar Negri

Sisa uang dari perjalanan (Dok. Pribadi)
Saat saya berpergian dompet wanita yang biasa di pakai sehari hari berganti dengan pouch kecil yang cukup untuk uang cash, kartu kredit dan kartu ATM saja plus uang coin,

Selain dompet tersebut akan memakan tempat menurut saya juga akan lebih repot saat di perjalanan ketika kita harus cepat membayar sesuatu harus buka buka dompet terlebih dahulu.

Tapi ada juga beberapa orang yang memakai dompet tipis yang di lilit di pinggang demi keamanan. Apalagi jika trip ke Eropa yang lebih banyak copetnya. Memang harus hati hati jika tidak ingin apes.

Uang cash yang saya bawa biasanya sudah saya estimasi kan jumlahnya hanya untuk makan dan transport saja selama jumlah hari kita berada di negara tersebut. Jika ingin membeli sesuatu barang atau oleh2 biasanya saya memakai Kartu Kredit. Apalagi suka ada teman yang tiba tiba titip minta di belikan barang yang tidak di rencakan sebelumnya. Tinggal gesek aja gampang kan.
Euro (Dok. Pribadi)
Sampai saat ini baru 1x saya menggunakan Kartu ATM yang berlogo jaringan international. Saat itu saya kehabisan cash. Jika di hitung currency nya lumayan mahal jika kita menukarnya di Money Changer tapi ya apa mau dikata daripada kehabisan uang. Tapi kita juga harus bisa memperkirakan berapa uang cash yang kita butuhkan, Jika berlebih tidak dapat kita gunakan tentunya apalagi uang koin. untuk uang kertas dapat kita tukar kembali menjadi rupiah hanya saja jika nominal terlalu kecil biasanya Money Changer tidak mau.
Dong Vietnam (Dok. Pribadi)
Tidak semua Money Changer yang ada di Indonesia menyediakan mata uang asing semua negara. Contoh ketika saya ke Vietnam mata uang Dong tidak tersedia jadi saya harus membawa USD yang akan di tukar saat kita tiba di sana. Begitu juga dengan Forint saat saya ke Budapest. Saya harus membawa Euro untuk di tukar dengan Forint.

Forint Hungary (Dok. Pribadi)
Oya membawa uang cash juga tidak boleh berlebih ya, ada batasan yang di atur oleh negara. Jika total uang tunai yang di bawa dengan total Rp.100 juta atau USD 10.000 kita harus melaporkan ke pihak imigrasi yang bertugas di bandara atau pelabuhan. Kenapa harus di laporkan karena seperti yang kita ketahui sindikat penjahat international membawa uangnya lintas negara dengan uang cash karena mereka tidak ingin terdeksi kegiatan kejahatannya jika di lakukan dengan transfer melalui bank.
Terkadang saat saya pulang masih ada sisa uang di tangan. Uang tersebut tidak jual kembali ke Money Changer tapi saya simpan dengan rapi dengan masing kelompok per negara. Bisa juga menjadi penanda agar suatu hari kita pergi lagi ke negara tersebut.
Membawa Uang Cash Saat Bepergian ke Luar Negri Membawa Uang Cash Saat Bepergian ke Luar Negri Reviewed by yuli harry on 9:56:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.