Like us on Facebook

Bratislava - Kota kecil yang ramah


Ticket Kereta Wina - Bratislava (Dok. Pribadi)
Dari kota Wina perjalanan saya berlanjut ke Bratislava ibu kota nya Slovakia. Perjalanan dengan kereta api hanya di tempuh tidak kurang dari 1 jam. Tiket seharga 15 Euro atau Rp. 240.000 kita sudah bisa mengunjungi negara lain asyik kan dan ga ada pemeriksaan imigirasi pastinya karena kita sudah berada di dalam "perutnya" negara Eropa.

Di dalam gerbong kereta sepi sekali hanya kami dan beberapa penumpang saja. Beda sekali dengan kereta di negara kita yang kalo perjalanan antar propinsi bisa padat sekali penumpangnya hehe

Bratislava - Kota yang sepi dan sunyi (Dok. Pribadi)
Ketika kami sampai dan mulai masuk ke kotanya pun kota ini memang terlihat sepi dan sunyi. Jumlah penduduk Slovakia sama dengan Singapore. Jadi tidak heran ya kalo di Bratislava nya aja sepi begini. Slovakia sebelumnya adalah negara bagian Republik Ceko yang berpisah dengan aman alias pisah baik baik di tahun 1993.

Jembatan Novy Most (Dok. Pribadi)
OLD TOWN
Menara St Michael (Dok. Pribadi)

Kota ini memang sangat kecil, dalam sehari kita dapat mengelilingi nya sekaligus. Bisa dengan bis/trem atau hanya berjalan kaki. Sebenarnya tidak banyak yang dapat di kunjungi tapi ada beberapa tempat yang harus kita singgahi pastinya. Salah satu nya adalah kawasan "Old Town" nya.  Letaknya ada di tengah Kota. Di sini banyak bangunan kuno dan bersejarah serta keunikan dari beberapa patung yang banyak terbesar di sudut bangunan.
Man at Work (Dok. Pribadi)
Salah satunya yang sempat saya berphoto dengan patung "Man at Work" adalah spot paling terkenal di antara patung lainnya. Hampir semua turis berphoto dengan di sini.

Patung ini ada di trotoar jalan yang menggambarkan seorang pekerja yang muncul dari gorong2 jalan. Menurut kabar kita harus mengusap kepalanya agar rezeki bertambah tapi saya tidak melakukannya cukup bergaya di sampingnya dan cekrek !!

Hal menarik lainnya ketika saya menemukan petunjuk arah di jalan dari arah Bratislava menuju kota lain. Salah satunya ada tertulis Jakarta loh. Jarak ke Jakarta tertulis 10.491 KM. Cukup bangga juga melihatnya karena tidak semua kota tertulis di situ. Lokasi ini tepat berada di bawah menara St Michael yang juga merupakan titik nol.

Jarak Bratislava ke Jakarta yaitu 10.491KM (Dok. Pribadi)
Selain itu  juga banyak di temukan ratusan tanda jejak berbentuk Mahkota Emas di jalan yang kita lalui, Tanda ini adalah jalur Coronation Raja dan Ratu zaman dahulu kala. Kalau punya banyak waktu seru juga bisa mengikuti jejak tapak ini. 

Jejak sang Raja (Dok. Pribadi)
Main Square

Main Square (Dok. Pribadi)

Tidak jauh dari komplek Old Town adalah Main Square nya atau menurut saya seperti alun alun ya. Selain tempat orang2 duduk beristirahat setelah lelah berjalan, sekitar kawasan ini ada banyak toko souvenier. Dari mulai Tshirt, Gantungan Kunci, Magnet dll. Terdapat juga beberapa cendera mata khas Bratislava. Saya sendiri sempat membeli cangkir kaleng bertuliskan nama kota ini. Lumayan harganya di rupiahkan 100ribu tapi rasanya saya tidak akan menemukan model cangkir kaleng ini hehe. Ya sudahh lah langsung di bungkus
Stand yang menjual Souvenir di sudut Main Square (Dok. Pribadi)
Selain pusat turis berkumpul di salah satu sudut Main Square terdapat Gereja tua yaitu Katedral St Martin juga merupakan titik awal Conortaion Raja dan Ratu yang sudah saya jabarkan di atas.


Katedral St Martin (Dok. Pribadi)
National Theatre
National Theatre (Dok. Pribadi)












Masih di seputaran daerah dekat Main Square tadi kami melihat bangunan yang begitu indah kebetulan sudah menjelang malam jadi lampu2 mulai di nyalakan. Ternyata bangunan tersebut adalah Slovak National Theatre tempat di gelarnya pagelaran opera atau orkestra. Salah satu yang pernah tampil yaitu Twilite Orchestra nya Addie MS.

Bratislava Castle
Bratislava Castle (Dok Pribadi)
Letaknya ada di atas bukit dari atas kita dapat menikmati pemandangan ke seluruh penjuru. Kita dapat juga melihat Jembatan Novy Most yang terkenal dengan nama Jembatan UFO karena memang terlihat seperti ada piring terbang di atasnya. Banyak turis yang rehat duduk di pelataran setelah lelah mendaki bukit. Setelah berkeliling di Castle ini.

Area Depan Kastil, terlihat Jembatan UFO di kejauhan (Dok. Pribadi)
Gerbang Depan Kastil (Dok. Pribadi)
Devin Castle
Devin Castle (Dok. Pribadi)

Pelataran Devin Castle (Dok. Pribadi)
Oya ada 1 tempat lagi yang tidak kalah pentingnya untuk di kunjungi yaitu Devin Castle. Sekitar 10KM dari pusat kota, Dengan ketinggian 212M kastil ini berdiri di atas tebing bukit batu. Sisa dari Kastil ini terlihat masih kokoh.

Saat saya berkunjung sisa hawa dingin masih terasa walau di bulan Mei sudah masuk musim Semi Tempat ini jadi terasa sejuk dan nyaman.

Area ini juga merupakan tempat favorit penduduk setempat untuk melakukan Hiking, Jogging juga bersepeda. Selain pemandangan juga terlihat indah juga sangat nyaman untuk bersantai 

Kastil ini berdiri di pinggir sunga Dunabe yang juga merupakan pertemuan dua sungai yang penting yaitu Dunabe dan Morava. Selain juga terdapat monumen peringatan atas meninggalnya penduduk yang meninggal ketika mencoba menyebrang sungai kerika melarikan diri dari kejaran Nazi

Semoga catatan ini berguna ya, Jadi jika ada kesempatan berkunjung ke Slovakia kenapa tidak di lakukan. Selamat Jalan jalan

May. 2014
Bratislava - Kota kecil yang ramah Bratislava - Kota kecil yang ramah Reviewed by yuli harry on 11:58:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.