Like us on Facebook

Menjelalahi Lorong waktu di St Stephen Basilica Budapest

St Stephen Basilica Budapest (Dok. Pribadi)
Bagi yang suka sejarah mengunjungi Gereja St.Stephen Basilica di Kota Budapest Hungaria yang juga merupakan gedung tertinggi sama halnya dengan Gedung Parlemen. Menurut literatur yang saya baca, dengan sama tingginya kedua gedung tersebut menandakan pentingnya keseimbangan antara urusan duniawi dan rohani.

Mengunjungi tempat ini kita akan dapat merasakan sensasi seakan berjalan ke masa lalu. Gedung yang di bangun di tahun 1851 dengan bentuk yang sangat khas seperti Geraja zaman sejarah dulu, klasik dan gotik. Gereja yang beraliansi Katolik Roma ini loncengnya hanya berbunyi 2 x dalam setahun yaitu saat perayaan St Stephen Day tanggal 20 Agustus dan Malam tahun baru.


Basilica Budapest (Dok. Pribadi)
Lokasi nya sangat gampang di temukan selain memang salah satu objek wisata yang harus di kunjungi, tempat ini juga semacam Landamark juga meeting point. Jika ragu tinggal tanya saja ke Hotel tempat kita menginap mereka akan senang hati memberikan petunjuk.

Tampak Depan (Dok. Pribadi)
Walaupun ramai dengan kunjungan para turis kegiatan di Gereja tetap berlangsung seperti biasanya, tempat berdoa dan beribadah, di karenakan memang ada pembatas mana saja area untuk Turis.

Tidak ada biaya masuk hanya di pintu masuk terdapat semacam "kotak amal" sukarela bagi yang ingin memberikan sumbangan. Hampir semua orang saya lihat memasukkan uang kertas atau logamnya.

Melongok ke dalam Gereja sungguh membuat takjub. Tak henti henti nya saya menyebut kebesaran Allah SWT dengan di berikan kesempatan kepada saya untuk melihat semua ini. Selain pilar serta ceiling yang tinggi, sangat banyak unsur warna kuning keemasan.


Ruang Dalam (Dok.Pribadi)
Turis yang ingin berdoa (Dok.Pribadi)
Oya hari itu sedang di langsungkan sebuah acara wedding ceremony walau melihat dari jauh tapi saya dapat merasakan sangat hikmat dan sakral. Pengantin nya cantik sekali khas Eropa saya pun jadi norak dengan terus melihat prosesi nya. serasa melihat adengan dalam sebuah film.

Ruang Dalam Basilica Budapest (Dok. Pribadi)
Ada hal yang sangat menarik di dalam gereja ini, yaitu di simpan nya "Mumi" tangan kanan sang Raja pertama Hungary "The Holy Right Hand" yaitu Raja Stephen di tahun 1000 - 1038.

The Holy Right Hand (Dok.Pribadi)
Menurut cerita setelah gugur di medan perang tangan kanan sang raja tidak membusuk, akhirnya tangan tersebut pun di pisahkan dari jasad tubuhnya dan sampai sekarang masih tersimpan dengan baik di St Stephen Basilica.

Jika membaca informasi yang tertera, Mumi tangan ini terakhir di pindahkan ke Hungari tahun Agustus 1945. Sungguh seperti berjalan ke lorong waktu. Ini mumi umurnya sudah hampir 1 abad ya.

Mumi tangan ini tampak seperti sedang mengepal tangan, di simpan di dalam box kaca yang megah dengan detail kuning keemasan.

Sayang saya tidak dapat melihat jelas ke dalam box kaca tersebut jarak pandang cukup jauh dari letak kita berdiri.. Tapi jangan kwatir ada banyak gambar dan kisah tentang tangan ini yang dapat kita baca di papan informasi. Sungguh pengalaman dengan banyak sarat sejarah.

Mumi Tangan sang Raja (Dok. Pribadi)
Tentu saja saya tidak akan pernah mendengar suara Azan berkumandang selama berada di kota ini malah suara lonceng Gereja yang khas selalu berbunyi di tiap sudut kota. Dengan itu saya dapat merasakan bagaimana menjadi 'minoritas'. Semoga saja kita semua dapat berdamai walau ada perbedaan ya..

*May 2014
Menjelalahi Lorong waktu di St Stephen Basilica Budapest Menjelalahi Lorong waktu di St Stephen Basilica Budapest Reviewed by yuli harry on 8:40:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.