Like us on Facebook

Melancong ke kota Saigon

Coba check di list next destinition trip kalian apakah ada negara Vietnam, jika belum ada segera pertimbangkan dech. Kenapa Vietnam ? Tempat menarik apa aja di sana ? dan banyak pertanyaan lainnya di kepala kita.

Letaknya paling timur di kawasan Asia Tenggara. Vietnam berbatasan dengan Cina di sebelah utara, Laos di sebelah barat laut, Kamboja di sebelah barat daya. Vietnam sendiri terdiri dari 2 bagian besar yaitu Vietnam Utara ibukotanya Hanoi dan Vietnam Selatan dengan Ho Chi Minh (HCM)  atau juga di kenal dengan Saigon.  Jika Hanoi adalah pusat pemerintahan sedangkan HCM adalah pusat turis, ekonomi dan budaya.

ka anda pergi ke Vietnam, informasi penting yang harus diperhatikan adalah lebih baik membawa uang dalam bentuk US dollar. Mata uang Vietnam atau Dong (VND) lebih rendah nilainya di tanah air. Ketika sampai di bandara Tan Son Nhat, kita bisa menukarkan US dollar di salah satu money changer di sana. Tukar secukupnya saja (untuk taksi dan makan), karena untuk berbelanja kita bisa tetap menggunakan US dollar. Di Bandara, 1 US dollar dihargai sekitar 20.000 Dong, bahkan di kawasan backpacker di kawasan Bui Vien street 1 US dollar dihargai 21.000 Dong. Jadi jangan khawatir, banyak money changer di kawasan tersebut, atau di dalam kantor pos (Buu Dien) juga ada money changer-nya. Tapi jangan sampai anda membawa sisa uang Dong ke tanah air, karena akan dihargai sangat rendah, jadi Dong-nya dihabiskan saja, kecuali untuk koleksi.

ka anda pergi ke Vietnam, informasi penting yang harus diperhatikan adalah lebih baik membawa uang dalam bentuk US dollar. Mata uang Vietnam atau Dong (VND) lebih rendah nilainya di tanah air. Ketika sampai di bandara Tan Son Nhat, kita bisa menukarkan US dollar di salah satu money changer di sana. Tukar secukupnya saja (untuk taksi dan makan), karena untuk berbelanja kita bisa tetap menggunakan US dollar. Di Bandara, 1 US dollar dihargai sekitar 20.000 Dong, bahkan di kawasan backpacker di kawasan Bui Vien street 1 US dollar dihargai 21.000 Dong. Jadi jangan khawatir, banyak money changer di kawasan tersebut, atau di dalam kantor pos (Buu Dien) juga ada money changer-nya. Tapi jangan sampai anda membawa sisa uang Dong ke tanah air, karena akan dihargai sangat rendah, jadi Dong-nya dihabiskan saja, kecuali untuk koleksi.

Mata uang Vietnam adalah Dong, dan berhubung tidak ada Money Changer di Jakarta yang menyediakan Dong, maka kita harus bawa dalam bentuk Dolar Amerika yang kita akan tukar begitu mendarat di bandara Tan Son Nhat. Dan begitu bahagia nya saya karena 1 Rupiah = 2 Dong. Jadi uang kita langsung berlipat ganda haha. Lucunya angka nol nya banyak seperti kita. Tapi nanti jika sudah pulang ke tanah air jangan lupa di tukar kembali ke Dolar Amerika atau di habiskan saja untuk beli oleh2 atau di simpan sebagai kenang2an.

Mata Uang Dong (Dok.Pribadi)
Banyak tempat menarik yang wajib di kunjungi oleh para pelancong, berikut yang paling popular dan alhamdulillah semua dapat saya datangi :


Ben Thant Market

Pasar ben Thant (Dok. Pribadi)

Ga sah kalo belum berkunjung ke sini, Tempat nya kurang lebih seperti Pasar Bringharjo Jogya atau Pasar Bugis di Singapore. Merupakan pasar tradional yang menjual banyak jenis barang dari Makanan, Cemilan, Pecah Belah, Baju2, Dompet dan pusat Souvenier yang murah meriah tentunya. Saya berkunjung ke sini di hari terakhir jadi pas dech sekalian beli oleh oleh. Harganya miring jangan takut nawar ya.


Cu Chi Tunnel

Petugas memperagakan masuk ke Tunnel (Dok.Pribadi)

Lokasi sekitar 40km dari pusat kota, lumayan jauh ya. Chu Ci Tunnel ini merupakan salah satu peninggalan sisa perang Amerika - Vietnam yang berakhir di tahun 1975. Dengan luas sekitar 250km wow luas bangett.

Tunnel atau Terowongan  yang dahulu digunakan sebagai tempat persembunyian atau markas bawah tanah oleh tentara Vietnam. Terowongan ini memiliki ruangan seperti ruang istirahat, ruang makan dan dapur. Di buat dengan ukuran kecil sesuai dengan ukuran badan penduduk Vietnam yang memang rada kecil dan ramping, juga dengan tujuan agar tentara Amerika yang berbadan tinggi besar tidak dapat masuk.
Turis mencoba masuk tunnel 

Para pengunjung pun di minta untuk mencoba masuk ke dalam terowongan, kami di bawa ke sebuah lokasi yang kita lihat adalah seperti rumput tetapi tanpa diduga ketika di buka/di angkat sebongkah tanah dan ternyata ada sebuah pintu masuk ke dalam terowongan yang berukuran sangat kecil.





Pintu Masuk (Dok.Pribadi)
Pemutaran Video and Sejarah Singkat Cu Chi Tunnel (Dok.Pribadi)
Pintu Masuk Salah Satu Tunnel (Dok.Pribadi)

War Remnant Museum

Gerbang Museum Perang (Dok.Pribadi)

 Museum perang Vietnam dan Amerika ini saksi nyata betapa kejinya sebuah perang berlangsung dari tahun 1957 - 1975, merupakan salah satu perang terbesar di dunia. Berisi banyak sekali senjata-senjata, tank, helikopter, serta ratusan cerita sedih dan pilu serta foto-foto.
Ada banyak hasil foto-foto dari para jurnalis dari berbagai dunia saat perang tersebut berlangsung.



Central Post Office

Kantor Pos (Dok.Pribadi)

Vietnam merupakan negara bekas koloni Perancis yang merdeka di th 1973 dan salah satu peninggalan nya adalah Kantor Pos besar ini yang memang arsitek bangunannya bergaya Eropa. Lokasi yang berseberangan dengan Katedral Notre Dame.

Bangunan ini merupakan salah satu bangunan yang popular di kota Ho Chi Minh, karena merupakan perpaduan antara arsitektur bergaya eropa dan asia. Lokasinya terletak di Paris boulevard di distrik 1 yang berseberangan dengan katedral Notre Dame. Bagian depan atas pintu masuk dihias jam dinding. Dan di bagian dalam bangunan, terasa kemegahan karena bentuk langit-langit yang melengkung tinggi dengan pola kotak-kotak kombinasi warna krem dan hijau. Di bagian ujung atau tempat pelayanan utama, di dinding terdapat gambar Paman Ho yang cukup besar dan mencolok di bagian tengahnya


Independence Palace

Independence Palace (Dok.Pribadi)

Atau di sebut juga Reunification Palace. Tempat ini dulu adalah tempat kerja Presiden Vietnam Selatan selama perang Vietnam.






Water Puppet 

Pertunjukan Boneka yang menari di atas air di iringi alunan musik khas Vietnam. Hanya saja kita tidak akan mengerti karena cerita yang dibawakan hanya dalam bahasa lokal.Tapi cukup menarik dan bisa di tebak penonton semua adalah turis. Saya hampir tidak melihat orang lokal satupun.
Water Puppet Show (Dok.Pribadi)

Di iringi lagu dan musik tradional (Dok.Pribadi)

Akhir dari pertunjukkan (Dok.Pribadi)

Tempat lain nanti saya tulis kemudian ya...bersambung
Melancong ke kota Saigon Melancong ke kota Saigon Reviewed by yuli harry on 1:45:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.