Like us on Facebook

Ibu

Suatu ketika seorang bayi siap dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan, "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana? saya begitu kecil dan lemah," kata si bayi.

Tuhan menjawab "Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu." "Tapi di surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia." demikian kata si bayi. Tuhan pun menjawab, "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya, dan jadi lebih berbahagia.

Si bayi pun bertanya kembali, "Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu?" Sekali lagi Tuhan menjawab, "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."

Si bayi pun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, "Saya mendengar dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?" Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab, "Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun." 

Si bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaanya, "Tapi saya akan sedih karena tidak melihat Engkau lagi." Dan Tuhan pun menjawab, "Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu"

Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan si anak dengan suara lirih bertanya, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama
malaikat di rumahku nanti?" Tuhan pun menjawab, "Kamu dapat memanggil malaikatmu...IBU..."

Kenanglah ibu yang menyayangimu. Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi...Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut yang membalut tubuhmu Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu? dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit..?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikanmu dirumah tempat kau dilahirkan, kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu. Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang Segeralah jenguk ibumu yang berdiri
menantimu di depan pintu bahkan malampun kian larut. jangan biarkan engkau kehilangan saat saat yang akan kau rindukan di masa datang...

Ketika ibumu telah tiada.....Tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita, Tak ada lagi senyuman indah...tanda bahagia. Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya. Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan,

Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit...Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap hembusan nafasnya. Kembalilah segera... peluklah ibumu yang selalu menyayangimu.. Ciumlah kaku ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya.

Sahabat,.. Berdo'alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya jangan biarkan engkau menyesal dimasa datang kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu...

Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya... Ibu.. Maafkan aku...Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas.

(kutipan dari tetangga sebelah)

Aku dan buah hati ku


Ibu Ibu Reviewed by yuli harry on 1:38:00 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.